Sidang Vonis Antasari Azhar

Februari 18, 2010 § 11 Komentar

Kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), yang telah berlansung lama dengan melibatkan ketua KPK (sekarang mantan) Antasasri Azhar yang dituding sebagai otak  intelektual pembunuhan, Sigid Haryo Wibisono (pemilik PT Pers Indonesia Merdeka) dan Jerry Kusuma mereka berdua sebagai penyandang dana atas pembunuhan, Williardi Wizar sebagai penghubung antara Antasari dengan eksekutor,  Eduardus Ndopo Mbete alias Edo sebagai pemberi order, Hendrikus Kia Walen sebagai penerima order, Heri Santoso sebagai pengedara motor, dan Daniel Daen sebagai eksekutor telah memasuki babak baru.

Vonis persidangan pembunuhan Nasrudin diumumkan pada hari kamis lalu, dengan agenda pembacaan pembelaan Antasari dan rangkuman kasus. Vonis terhadap pelaku dibacakan di tempat berbeda. Sebelum persidangan dimulai, Antasari digembar gemborkan akan menerima vonis hukuman mati bersama para eksekutor lainnya. Namun, pada hari itu dimana persidangan vonis kasus Nasrudin Z disiarkan di media massa palu hakim memutuskan vonis untuk Antasari Azhar 18 tahun penjara, Williardi Wizar 12 tahun penjara,  Sigit Haryo Wibisono 15 tahun penjara, Jerry Hermawan Lo 5 tahun penjara, dan eksekutor 17 tahun penjara.

Pengacara Antasari mengaku akan melakukan banding atas putusan tersebut karena dinilai putusan hakim yang menyatakan Antasari bersalah tidak beralasan/bukti yang diajukan tidak kuat untuk menghukum Antasari.

Tagged: , , , , ,

§ 11 Responses to Sidang Vonis Antasari Azhar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sidang Vonis Antasari Azhar at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: