Bangga atau Kecewa

Mei 19, 2010 § 7 Komentar

Sebenernya ini berita hebat bagi Indonesia karena ada lagi warga Indonesia yang diakui kepintarannya oleh dunia. Sri Mulyani Indrawati, menteri keuangan Kabinet Indonesia Bersatu jilid I dan II  ini ditawari jabatan sebagai direktur Bank Dunia, bahkan beliau menerimanya dan tugasnya sebagai Menteri Keuangan akan berakhir di awal juni 2010 ini. Ucapan selamatpun telah datang dari Presiden sebagai kepala negara dan sebagai penerima permohonan pemberhentian Menteri Keuangan.

Bangga atau kecewa kita harus mendengarnya?

Tentu saja kita harus bangga karena sedikit demi sedikit Indonesia telah memperlihatkan prestasinya di mata dunia dengan terpilihnya Sri Mulyani Indrawati sebagai direktur Bank Dunia. Siapa yang tidak kenal Bank Dunia? (terlepas dari pro-kontra atas kehadiran Bank Dunia) Bank Dunia/World Bank/International Bank For Recontruction and Development didirikan untuk membantu negara-negara yang tengah berkembang yang diprioritaskan untuk melawan kemiskinan. Menjadi bagian dalam Bank Dunia apalagi berada pada jabatan sekelas direktur tidaklah perkara mudah tapi kini salah seorang warga Indonesia telah berada pada posisi tersebut.

Sayangnya, kebanggaan ini diliputi rasa kecewa karena pada saat Sri Mulyani Indrawati menerima jabatan sebagai direktur Bank Dunia, saat itu posisinya tengah berada pada carut marut kasus Bank Century, terlebih nama Sri Mulyani disebut sebagai salah seorang yang bertanggung jawab atas bail out Bank Century. Kepergiannya menjadi tidak wajar apalagi adanya isu bermuatan politik bahwa Sri Mulyani pergi agar terhindar dari tanggung jawab Bank Century, adanya deal antara SBY dan Bank Dunia untuk menyelamatkan Sri Mulyani, yang lebih menyedihkan adanya indikasi bukan karena prestasi Sri Mulyani tetapi karena peran Sri Mulyani dalam menjalankan proyek utang luar negeri terutama utang pada Bank Dunia, bahkan Ketua Komisi Anti-Utang Dani Setiawan di Jakarta mengatakan : “Pengangkatan Sri Mulyani bukan dilatarbelakangi oleh prestasi, tetapi lebih karena kepentingan mempromosikan orang yang dipercaya oleh Amerika Serikat untuk melakukan liberalisasi,”

“Ini adalah dilema, saya ingin mempercayai bahwa memang benar pengangkatan Sri Mulyani didasarkan oleh prestasi tetapi saya juga ingin meyakini bahwa kepergiannya bukan berarti menutup kasus Century yang belum selesai”

Tagged: , , , , , , , ,

§ 7 Responses to Bangga atau Kecewa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Bangga atau Kecewa at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: