Naik Lupa Turun

Juni 29, 2010 § 13 Komentar

Baru-baru ini saya baca koran, memang tidak update sih karena koran yang saya baca koran lama maklum saya tidak berlangganan koran jadi kalau nemu koran aja baru baca koran hehehehe…. Beritanya tentang harga sayuran yang naik, refleks saya teringat kepada mang wawan tukang becak disekitar rumah, si asep tukang semir sepatu yang suka keliling di kantor, bapak tua yang hanya mampu mengulurkan tangannya yang mangkal di jalan besar, bibi geboy tukang sayur keliling yang udah kasih harga murah aja masih suka ditawar ngotot sama gerombolan ibu-ibu….apa yang bisa mereka makan kalau sayur yang jadi makanan sehari-hari mereka sudah tidak terjangkau lagi harganya?bagaimana nasib mereka yang hanya bisa membeli sayur kini sudah tidak bisa makan lagi?lantas apa yang harus mereka makan?

Kembali menerawang ke tahun-tahun lalu, harga yang sudah naik pantang turun!akibatnya kehidupan mang wawan, si asep, bapak tua, bibi geboy dan teman-temannya makin susah belum lagi kenaikan sayur ini diikuti oleh kenaikan lainnya hingga makin susahlah hidup mereka.

Mungkin, pemerintah berharap keajaiban datang buat mang wawan, si asep, bapak tua dan bibi geboy agar mereka bisa mengikuti laju kenaikan kebutuhan hidup yang semakin tinggi dan semakin meninggalkan mereka

“Bapak pemerintah….mau kau suruh makan apa mereka bila sayur mayur kau rampas juga”

Tagged: , ,

§ 13 Responses to Naik Lupa Turun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Naik Lupa Turun at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: