Siapa Sangka…

Juli 13, 2010 § 11 Komentar

Bola Jabulani

Bola Piala Dunia 2010 ini yang diproduksi oleh Adidas diberi nama Jabulani/merayakan yang diambil dari bahasa Zulu dan hanya dibuat hanya 4 tahun sekali dan hanya dikeluarkan tepat pada Piala Dunia. Bola Jabulani dikatakan dibuat dengan teknologi tinggi sehingga hampir 100% memenuhi standart FIFA.

Keakuratan Jabulani dianggap paling stabil, dalam kondisi bagaimanapun, ditendang dalam posisi apapun Jabulani akan tetap memberikan respon yang sama.

Spesifikasi Jabulani :

Jabulani dibuat dengan teknologi grip ‘n groove yang membuat bola sangat imbang, mampu melesat dengan baik, dan mudah digunakan untuk dribel, tidak mudah terpengaruh oleh kondisi cuaca. Jabulani juga memiliki tekstur cengkeraman yang sempurna dalam segala kondisi dan alur unik yang memungkinkan pemain dapat mengontrol si kulit bundar dengan optimal, memiliki tingkat kestabilan yang tinggi ketika melayang. Tidak hanya itu, Jabulani memiliki alur menyerupai lingkaran berputar yang mengelilingi permukaan bola sehingga memberikan kesan aerodinamis yang optimal.

Lingkar bola standar FIFA adalah 68,5 sampai 69,5 sentimeter, sedangkan Jabulani berukuran 69 sentimeter dengan margin kekeliruan +/- 0,2 sentimeter.

Penyerapan air yang diperbolehkan oleh FIFA adalah 10% bobot bola, sedangkan Jabulani adalah 0%

Permukaan Jabulani juga memiliki bintikbintik kecil yang digunakan untuk “membelah” air saat permainan berlangsung di tengah derasnya hujan.

Umumnya bola dibuat dengan 32 panel, Jabulani hanya menggunakan delapan panel dan setiap panelnya merupakan panel tiga dimensi.

Bahan yang dipakai sebagai lapisan luar adalah plastik polyurethane yang mudah dibentuk menjadi tiga dimensi, sementara itu bahan untuk lapisan dalam bola berupa busa karet dan busa plastik.

Bola terlihat bak diselimuti kaca sehingga permukaannya pun tidak akan lecet apabila digaruk sekalipun.

Secara keseluruhan Jabulani terasa mulus saat dipegang

Siapa sangka, bola yang dibuat dengan teknologi mutakhir dan penuh kesempurnaan ini rupanya tidak disambut positif oleh beberapa pemain seperti striker Brazil Luis Fabiano mengatakan saat melakukan tendangan ke arah gawang bola sering kali berubah jalur sehingga menyulitkan, hal senada juga di katakan oleh Julio Cesar katanya arah bola Jabulani sering berubah pedahal mereka telah memprediksi gerakan bola hal ini membahayakan gawang, hal-hal senada lainnya juga diutarakan oleh Lionel Messi dan pemain dari team lainnya.

Inilah bola-bola yang digunakan pada Piala Dunia di tahun-tahun sebelumnya :

The Telstar (PD 1970), the Telstar Durlast (PD 1974), the Tango (PD 1978), the Espana (PD 1982), Azteca (PD 1986), Etusco Unico (PD 1990), Questra (PD 1994), Tricolore (PD 1998), Fevernova (PD 2002), dan Teamgeist (PD 2006).

Paul sang Gurita

Paul sang gurita ini tiba-tiba namanya melejit dalam Piala Dunia 2010, keahliannya dalam menebak pemenang pertandingan memukau, contohnya saja Paul menebak Jerman menang atas Inggris, Jerman menang atas Argentina, Spanyol menang atas Jerman dan Uruguay menang atas Jerman serta Spanyol menang atas Belanda sekaligus  menjadi juara Piala Dunia 2010. Paul bahkan menjadi selebritis di twitter

Siapa sangka, Paul dan kemampuannya malah membuat geram pendukung dari team yang diramalkan kalah, bahkan Paul diancam akan di masak. Karir Paul sebagai peramal juga akan berakhir dengan banyaknya dukungan dari lembaga pelindung binatang yang meminta pembebasan Paul ke alam bebas.

“Tapi siapa sangka ternyata diantara kesuksesan Piala Dunia 2010, Indonesia juga ikut campur di dalamnya. PT Panarub Dwikarya di Karawaci, Tangerang, Banten memproduksi sepatu yang digunakan oleh pemain Piala Dunia, sepatu tersebut bermerk Mizuno dan Adidas…cukup hebatkan, seinget saya dulu juga Indonesia membuat bola untuk Piala Dunia tapi saya lupa kapan dan yang diberi nama apa ^^ mungkin sobat bisa bantu mengingatnya”

sumber : disini, disana, dimari

Tagged: , , , , , , , , ,

§ 11 Responses to Siapa Sangka…

  • djiesaka mengatakan:

    ternyata indonesia memproduksi sepatu untuk piala dunia yah🙂 mantep deh …

  • Mochammad mengatakan:

    Yah, lumayanlah. Biar orang Indonesia belum bisa berlaga di lapangan piala dunia, sepatu bikinannya bisa menginjak-injak rumput di FIFA Wold Cup itu. Siapa sangka ya…🙂
    Mungkin suatu saat, entah kapan itu, sepatu bikinan Indonesia sekaligus 11 orang Indonesia yang memakainya bisa juga berlaga di lapangan pertandingan sepak bola sedunia itu. Amiiiiin….
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s/wordpress.com/
    http://notulabahasa.com/

  • Duta Aurora mengatakan:

    Sayang sekali ya, indonesia yang membuat produknya tapi merek dagangnya milik luar negeri,

    Andai saja…. ya (mungkin) cuma bisa berandai-andai.. hehe,

    trimz yo maz udah berkunjung ke blog aku, Alhamdulillah kabarku baik maz,

    Hmmm.. aku jadi isin, iya maz blog-ku lagi hiatus kurang keurus,

    Mudah2an dalam waktu dekat bisa update content blog terbaru.. masih dikonsep nih, hehe..

  • wira sanubari mengatakan:

    waah…Si Paul kok bisa kayak gitu akuratnya, ya?

    Justru menurutku, ramalannya itu yang buat mental pemain jadi turun..

  • Agung Pushandaka mengatakan:

    Kalau saya perhatikan, Paul si Gurita ini selalu memilih kotak yang berada di sebelah kanan layar kaca tivi. Jadi yang dipilih adalah tim yang disebut belakangan. Andaikata partai finalnya adalah Spanyol vs Belanda bukan Belanda vs Spanyol (tim yang disebut belakangan akan menempati bench tim tamu), mungkin Paul akan memilih kotak berbendera Belanda.🙂

    Iya, saya juga tau Indonesia pernah memproduksi bola untuk piala dunia. Tapi bola itu cuma dasarnya saja. Sebab konon bola akan lebih bagus kalau dijahit tangan. Nah, proses menjahitnya dilakukan di Indonesia, sementara proses teknologinya dilakukan di luar negeri. Setau saya seperti itu. Tahunnya saya juga lupa.😛

  • dgadget mengatakan:

    pasti akan lebih membanggakan bila sepatu dgn merk indonesia yang digunakan u/piala dunia plus dengan ke 11 pemainnya sekaligus berlaga di piala dunia :d

  • Red mengatakan:

    akur dengan dgadget! kita akan lebih bangga apabila ada 22 pemain dan official timnas yang berlaga di wordcup atau paling tidak merek tanah air yang merajai ajang piala dunia. adidas kan merek luar yg pabrik subconnya ada di indo😛

  • orange float mengatakan:

    siapa sangka juga meski Indonesia ikut campur memproduksi sepatu untuk pemain piala dunia tetapi Indonesia sendiri tidak pernah masuk ke dalam ajang olahraga ini😦

  • oby mengatakan:

    piala dunia punya yah gan😀

  • hmmm meskipun ga bisa ikutan maen di WC 2010 namun indonesia cukup membanggakan dengan ikut andil dalam produksi sepatu untuk WC tahun ini, hebat!
    Sukses Slalu!

  • joe mengatakan:

    rupanya Indonesia juga ikut piala dunia dengan cara yang lain… mantaps!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Siapa Sangka… at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: