Di bawah Naungan Rembulan

Agustus 11, 2010 § 7 Komentar

Bulan puasa datang kembali dan saya (juga kita) masih diberi kesempatan untuk beribadah di bulan puasa. Semoga ibadah kita barokah, semoga kita semakin dekat denganNYA, semoga kita mendapatkan keutamaan beribadah…amin.

Setiap kali puasa saya gak pernah bisa lupa kenangan ketika saya bersujud di bawah naungan rembulan, nikmat banget rasanya. Itu kisah waktu masih muda (sekarang juga masih muda kok hehehehe…) lanjuuuuuutttttt… SMP saya hanya memiliki mesjid kecil yang hanya memuat segelintir orang saja jadi kami tarawih bersama di lapangan upacara. Menggelar koran-koran untuk alas sajadah. Saling berhimpitan agar teman-teman yang lain dapat tempat. Hiruk pikuk suara murid yang masih berlarian/ngobrol/sengaja bersembunyi meramaikan malam tarawih. Malam yang ramai.

Ku tengadahkan kepala ke atas malam gelap, hanya beberapa bintang yang centil muncul dari pekatnya malam dan rembulan yang selalu jadi idola malam. Entah kenapa,  tiba-tiba semua terasa slow motion bagiku, suara obrolan/langkah kaki tidak lagi terdengar, hembusan udara malam malah membuatku semakin terpesona…“cantik…” desahku… “Ya Allah…indah sekali dunia ini…Engkau Maha Pencipta lagi Maha Berkehendak…karena kehendakmulah dunia ini ada…”

Semoga malam-malam ini bisa kembali kurasakan shalat tarawih dalam syukur terindah😀 semoga sobat juga bisa merasakannya >_< top banget!

“malam penuh barokah telah datang…manfaatkan sebaik mungkin karena kita tidak akan pernah tahu kapan kita akan menjumpainya lagi”

Tagged: , , , ,

§ 7 Responses to Di bawah Naungan Rembulan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Di bawah Naungan Rembulan at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: