Mbah Melayu…Melayu Mbah!!

November 10, 2010 § 1 Komentar

Astaqfirullah…astaqfirullah…ada apa dibalik rencana ini Ya Allah…

Lihatlah mereka,

Anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu serta orangtua jompo lainnya berlarian dengan wajah tertutup debu vulkanik. Terbayang, bila saja aku ga bersikeras untuk meminta mbahku mengungsi, mungkin kini beliau berada ditengah-tengah pengungsian merapi. Jujur saja, mbahku ini sulit sekali untuk diminta mengungsi ke keluarga yang lain yang tempatnya jauh dari merapi, pedahal merapi sudah memuntahkan debu vulkanik, bebatuan dan awan panasnya yang semakin mendekati arah perkampungan mbahku berada tapi beliau tetap bersikeras untuk tinggal dengan alasan “ndak opo-opo” (ga apa-apa). Nada suaraku semakin meninggi dengan ke-ngeyelan mbah, akhirnya beliau luluh juga dan turun dari desa.

Sedikit saja terlambat, mungkin aku akan menyesali hidupku yang ga bisa menyelamatkan mbah dari desanya, karena tak lama dari mbahku turun jalanan sudah tertutup debu vulkanik yang tebalnya belum pernah kulihat.

Aku bisa sedikit memahami wataknya yang keras, beliau hanya punya 1 rumah penuh kenangan bersama (alm) suaminya (kakekku) sekaligus rumah tempat berkumpulnya anak-anak serta cucunya. Berat bagi beliau untuk meninggalkan semuanya, apalagi bila memang merapi meluluhlantahkan semua milik beliau.

Saat penjemputan beliaupun, matanya terus memandang merapi seakan berharap “jangan ambil rumahku”

 

“nanti kita akan kembali mbah, walaupun merapi telah meratakannya, kita akan membuat kenangan baru disana”

Tagged: , , , ,

§ One Response to Mbah Melayu…Melayu Mbah!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mbah Melayu…Melayu Mbah!! at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: