Isu Blackberry Ditutup

Januari 11, 2011 § 5 Komentar

Isu RIM atau Blackberry ditutup di Indonesia sudah semakin marak terdengar, kebebasan RIM di Indonesia menjadi sorotan akhir-akhir ini. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan pengguna Blackberry dalam menggunakan layanan internet blackberry yang dianggap tidak sesuai dengan peraturan informasi dan teknologi yang menghalangi situs porno beredar luas di dunia maya. Dengan menggunakan layanan internet Blackberry, pengguna Blackberry dibebaskan dalam mengakses situs-situs porno tersebut sehingga melahirkan kekuatiran terhadap moral.Sebelumnya Menkominfo Tifatul Sembiring telah memperingatkan RIM untuk menutup situs-situs porno agar tidak dapat dibuka dengan mudah melalui layanan Blackberry dan membangun server di Indonesia.

Tidak adanya server RIM di Indonesia juga mengakibatkan keterbatasan pemerintah dalam mengontrol RIM, dengan kehadiran server penyedia layanan Blackberry di Indonesia, pihaknya bakal lebih mudah menelusuri komunikasi orang-orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi. Sedangkan Polisi sendiri memiliki misi khusus dengan mendukung dibangunnya server RIM di Indonesia, yaitu untuk melacak jaringan terorisme. Ketua komisi I DPR Mahfudz Siddik bahkan mengecam keras keberadaan Blackberry yang dinilainya menjadikan rakyat Indonesia menjadi sapi perah RIM :

“Jadi, kasus RIM ini bukan sekadar masalah filtering porno, tapi keadilan usaha. Jangan seenaknya kita jadi sapi perah. RIM tidak bawa manfaat ekonomi berarti bagi Indonesia, selain tidak adanya investasi, juga tidak signifikannya jumlah tenaga kerja yang diserap” ujar Mahfudz

Indiapun melakukan hal yang sama terhadap RIM, India meminta RIM untuk membangun server di India dan merubah format data yang digunakannya agar dapat terlacak oleh intelijen dan militer India, karena kawatir sistem keamanan Blackberry diamanfaatkan oleh kelompok militan. Bila RIM tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut, maka pemerintah India akan memblokir rakyatnya menggunakan Blackberry serta layanannya, pemerintah India juga akan mengkaji untuk memblokir layanan email dan pesan Blackberry dari India.

Taufik Kurniawan seorang pemerhati dan praktisi ICT membarikan solusi atas kemelut tersebut :

1. RIM melakukan penyaringan konten di Indonesia.
Usulan Solusi ini dilakukan dengan mengaplikasikan penyaring konten di operator-oprator yang bekerja sama dengan RIM. Solusi ini mengharuskan RIM untuk memasang alat tersebut di semua operator. Kamudian pertanyaan muncul, Bagaimana jika negara-negara lain selain Indonesia juga memaksa RIM untuk melakukan hal yang sama? Maka RIM harus mengeluarkan biaya yang tidak murah.

2. Memisahkan layanan internet dan layanan BlackBerry
Usulan Solusi ini dilakukan dengan memisahkan layanan BlackBerry non-internet dan internet. Layanan internet tetap dilakukan oleh masing-masing operator. Solusi ini akan mengurangi laba RIM karena tidak dapat menjual jasa BIS nya, dan menambah keuntungan Operator atas jasa layanan internet yang akan dibebankan ke pelanggan. Apakah pelanggan akan membayar harga yang lebih mahal? Mungkin iya mungkin juga tidak, tergantung bagaimana operator pandai dan mampu mem-bundle layanan internet dan blackberry nya.

3.RIM membangun ISP di Indonesia
Usulan Solusi ini dilakukan dengan menginstruksikan RIM untuk membangun ISP di Indonesia untuk memberikan layanan BIS melalui operator-operator seluler di Indonesia. Dengan solusi ini, penyaringan konten dilakukan pada ISP milik RIM tersebut. Akankah RIM setuju dengan usulan solusi ini? Bagaimana jika semua negara memaksa RIM untuk melakukan hal yang sama?

4.RIM melakukan penyaringan konten pada infrastruktur BIS nya.
Usulan Solusi ini dilakukan agar RIM dapat membangun sistim penyaringan konten nya yang terintegrasi dengan infrastruktur BIS nya, mungkin ini solusi yang paling tepat untuk RIM, yaitu dengan mengintegrasikan system penyaringan dengan infrastruktur BIS nya. Ini dilakukan dengan memodifikasi sedikit arsitektur infrastruktur BIS dan infrastruktur BlackBerry-nya. Jika ini dilakukan, maka RIM dapat dengan mudah mengikuti aturan-aturan yang ada, di negara manapun mereka beroperasi.

Sumber : detik.com, detikinet.com

“Hal seperti ini harusnya bisa diantisipasi oleh pemerintah Indonesia dari awal tahun RIM datang ke Indonesia, bukan setelah banyaknya situs porno mudah dibuka di handset Blackberry baru menjadi perhatian. Apalagi dengan ancaman penutupan RIM di Indonesia tentu tidak merugikan bagi pengguna Blackberry di Indonesia”

 

Tagged: , , , , , ,

§ 5 Responses to Isu Blackberry Ditutup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Isu Blackberry Ditutup at Kutukupret.

meta

%d blogger menyukai ini: